Kondisi georafis wilayah nagari terbentang dengan hamparan
mayoritas areal persawahan, perbukitan dan tepian danau. Dengan kondisi
tersebut maka pemanfaatan lahan merupakan potensi unggulan bagi nagari yang
merupakan sumber mata pencaharian masyarakat untuk ekonomi keluarga.
a.
Sektor Pertanian
Dalam bidang pertanian pada umumnya masyarakat nagari memiliki
lahan untuk digarap menjadi lahan persawahan dengan bercocok tanam padi,
disamping itu juga dimanfaatkan untuk menanam cabe, jagung, palawija dan
lainnya. Hal ini juga didukung dengan ketersediaan aliran sungai dengan pengaturan
air melalui irigasi untuk mengairi seluruh areal persawahan.
Mayoritas masyarakat berusaha di bidang pertanian, sehingga
mayarakat membentuk kelompok – kelompok tani yang sangat bermanfaat bagi
kelompok itu sendiri, baik untuk saling berbagi pengetahuan dan wawasan
sekaitan dengan pertanian maupun memudahkan bagi pemerintah untuk memberikan
bantuan dan sosialisasi berbagai bentuk ilmu pengetahuan yang dapat diterima
masyarakat, kelompok Tani saat ini yang ada di nagari Koto Gadang adalah sbb :
Data Kelompok Tani
|
NO.
|
NAMA KELOMPOK
|
ALAMAT SEKRETARIAT
|
TAHUN BERDIRI
|
JUMLAH ANGGOTA
|
LUAS (Ha)
|
JENIS KELOMPOK
|
KETUA KELOMPOK
|
KELAS KEMAMPUAN KELOMPOK
|
||||||||
|
LK
|
PR
|
TOTAL
|
KOPTAN
|
KWT
|
||||||||||||
|
1
|
Batang Kurambik
|
Ateh
|
16-11-1993
|
13
|
0
|
13
|
20
|
√
|
-
|
Ervan
Arif
|
Lanjut
|
|||||
|
2
|
Asuhan
Sepakat
|
Ateh
|
01-10-2014
|
17
|
0
|
26
|
25
|
√
|
-
|
Refi
Sandri
|
Lanjut
|
|||||
|
3
|
Sungai
Jauih
|
Baruah
|
23-10-1998
|
10
|
8
|
11
|
20
|
√
|
-
|
Hendrianto
|
Lanjut
|
|||||
|
4
|
Mawar
|
Ateh
|
15-03-1999
|
12
|
8
|
20
|
22
|
√
|
-
|
Hendrial
|
Lanjut
|
|||||
|
5
|
Maju
Bersama
|
Baruah
|
-
|
14
|
13
|
27
|
31
|
√
|
-
|
Detrizal
|
Lanjut
|
|||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||||
Sebagian kelompok tani ini juga tergabung dalam
kelompok gabungan yaitu : Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Koto Gadang”.
b.
Sektor Perkebunan
Nagari Koto Gadang memiliki lahan
perbukitan yang cukup luas yang membentang sepanjang nagari Koto Gadang dibawah bukit barisan.
Lahan yang tersedia tersebut dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman
unggulan yang disebut dengan PARAK. Parak berlokasi di hutan rakyat dengan
Jenis tanaman perkebunan produktif seperti ; Kopi, Cengkeh, durian, petai,
kasivera dan berbagai jenis kayu untuk
dijadikan kayu olahan. Bahkan
juga masih ada pohon - pohon yang berukuran besar di kawasan Parak sehingga
dapat menyerap dan menyimpan curahan air hujan. Hal ini dapat mencegah
terjadinya erosi apabilan musim hujan dan tetap dapat mengalirkan air saat
musim kemarau.
Sehubungan dengan pengelolaan Parak yang baik
tersebut Pemerintah memberikan apresiasi terhadap pemerintahan dan masyarakat
nagari Koto Gadang ditandai dengan adanya pengajuan usulan bidang penyelamatan
lingkungan dari Pemerintah Propinsi Sumatera Barat ke Pemerintah Pusat. Telah
dilakukan beberapa kali peninjauan lapangan baik oleh pemerintah Kabuapten
Agam, Pemerintah Propinsi
dan terakhir telah dilakukan Reboisasi / Penghijauan.
Kelompok masyarakat yang bergerak dalam bidang perkebunan adalah
Kelompok Bibit Rakyat (KBR) Maju
Bersama. Anggota kelompok ini berusaha untuk melakukan
kegiatan pembibitan beberapa jenis tanaman yang baik untuk ditanami di hutan
rakyat, seperti Mahoni, Kakao, Pinang dll.
Kelompok Perkebunan
|
NO
|
NAMA KELOMPOK
|
JML ANGGOTA
|
ALAMAT / JORONG
|
|
1
|
KBR MAJU BERSAMA
|
31 Orang
|
BARUAH
|
|
|
|||
c.
Sektor Perikanan
Dalam bidang perikanan masyarakat memanfaatkan
kondisi georagfis wilayah yang memiliki tepian/ danau maninjau, sehingga
masyarakat banyak berusaha melakukan
penangkapan ikan secara bebas di danau dengan berbagai peralatan tangkap ikan.
Disamping melakukan penangkapan berbagai jenis
ikan di danau, masyarakat juga berusaha membudidayakan ikan dalam keramba
jaring apung ( KJA ) sekitar pinggiran danau. Beberapa areal persawahan juga
dimanfaatkan oleh masyarakat dalam bidang perikanan dengan membuat kolam
pembibitan ikan yang nantinya akan dibudidayakan di perairan danau.
|
No
|
Jenis Usaha
|
Jumlah
|
Ket
|
|
|
Pemilik
|
Unit
|
|||
|
1.
2.
3.
|
Keramba
Jaring Apung
Kolam
Air Deras
Pembibitan
|
75 Orang
|
800
|
|
Masyarakat yang berusaha dibidang perikanan
juga membentuk kelompok – kelompok tani agar dapat memajukan dan mengembangkan
usaha baik usaha kelompok maupun usaha individu. Kelompok tani yang bergerak
dibidang perikanan di nagari Koto Gadang adalah :
Data Kelompok Perikanan
|
NO
|
NAMA KELOMPOK
|
JML ANGGOTA
|
ALAMAT / JORONG
|
|
1
|
MUARO SUAK SAIYO
|
20 Orang
|
BARUAH
|
|
2
|
HATI NURANI SAKATO
|
15 Orang
|
LAMBAH
|
|
|
Jumlah
|
|
|
d.
Sektor Industri Rumah Tangga
Industri
yang berkembang di Nagari Koto Gadang adalah industri kecil rumah tangga seperti anyaman dan
bidang kuliner makanan dan kudapan.
Dalam bidang kuliner banyak kelompok – kelompok masyarakat yang meningkatkan
pendapatan ekonomi keluarga dengan usaha pengasapan dan pengolahan ikan yang
tergabung dalam kelompok Poklahsar (Kelompok Pengolahan dan Pemasaran),
kelompok – kelompok tersebut adalah :
Kelompok Pengolahan dan Pemasaran
|
NO
|
NAMA KELOMPOK
|
JML ANGGOTA
|
ALAMAT / JORONG
|
|
1
|
SAIYO SAKATO
|
12 Orang
|
LAMBAH
|
|
|
Jumlah
|
61 Orang
|
|
Sektor Perdagangan
|
No
|
Jenis Usaha
|
Jumlah
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
Rumah
Makan
Warung
Toko
Kios
Pertamini
Depot
Air Minum
|
1 bh
30 bh
Tidak Ada
5 bh
1
bh
|
Sektor
Jasa Komunikasi dan Angkutan
|
No
|
Jenis Usaha
|
Ket
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
Angkutan
tak bermotor
Angkutan
sepeda motor
Angkutan
umum
Perahu
Kapal
Motor Laut ( KM )
|
Tidak
Ada
Ada
Ada
Ada
Tidak Ada
|
Jasa
Keterampilan
|
No
|
Jenis Usaha
|
Jumlah (Pemilik)
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
Tukang
Kayu
Tukang
Batu
Tukang
Jahit/ Bordir
Tukang
Cukur
Pandai
Besi
|
0 Orang
1 Orang
4 Orang
6 Orang
0 Orang
|
e.
Sektor Lembaga Keuangan Mikro
Dalam
rangka peningkatan dan pengembangan usaha kecil masyarakat pemerintah
memberikan bantuan dana melalui program pemerintah pusat dan daerah kepada
masyarkat dengan membentuk kelompok usaha ekonomi produktif dengan berbagai
bentuk usaha. Di Nagari Koto Gadang ada Satu bentuk kelompok yang mengelola keuangan, yaitu Lembaga
Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP)
Kelompok Pengelola
Keuangan Mikro
|
NO
|
NAMA KELOMPOK
|
JML ANGGOTA
|
ALAMAT / JORONG
|
|
1
|
LKMA PUAP
|
55 Orang
|
Ateh
|








0 komentar:
Posting Komentar